Ethereum Indonesia. Jika Anda sering mendengar mata uang virtual bitcoin, maka Anda juga perlu mengetahui mata uang virtual kedua terbesar yang menjadi pesaing bitcoin, yaitu ether. Pada era saat ini, mata uang virtual memiliki daya tarik yang tinggi oleh para pengguna internet, salah satunya untuk masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak? Nilai mata uang ini selalu naik tiap saat.

Sehingga bisnis ini merupakan investasi yang menggiurkan. Salah satu yang memiliki nilai tinggi adalah mata uang ether. Pada bulan desember tahun 2017, nilai 1 ether sebanding dengan Rp 11.315.752,407 . Nilai ini tentunya akan cenderung naik setiap waktu. Tak usah bingung lagi tentang alasan mengapa bisnis mata uang virtual semakin digandrungi. Karena nilai konversi inilah yang menjadi alasan utamanya.

Ethereum Indonesia

Ethereum Indonesia merupakan kumpulan pengguna ether di Indonesia. Hal ini karena semakin tingginya tingkat permintaan etherium di negara kita. Meskipun nilai ethereum masih dibawah nilai bitcoin, namun ethereum memilliki posisi diatas nilai mata uang virtual lainnya, seperti litecoin dan ripple. Ethereum dan bitcoin memiliki persamaan dalam penggunaan sistem tertentu, yaitu dalam penerapan block chain.

Pada sistem ini, perekaman informasi dan transaksi dapat dilakukan oleh berbagai server yang saling terkoneksi. Oleh karenanya, saat ada server yang mengalami gangguan, maka data masih dapat diakses melalui server lainnya. Namun ethereum menerapkan sistem smart contract yang tidak dilakukan oleh bitcoin.

Fitur ini dikenal sebagai Ethereum Virtual Machine(EVM).  Dengan EVM, Anda dapat melakukan sebuah pemrogaman sebelum transaksi dilakukan. Artinya, kepemilikan ether dapat Anda ketahui sebelum transaksi berpindah dari satu orang ke orang lainnya.Selain itu, fitur ini mampu mengurangi terjadinya kecurangan atau penyensoran. Oleh karenanya, keamanan dalam ethereum lebih terjamin.

Hasil pemrograman sistem smart contract dapat Anda lihat pada situs Dapss. Tercantum beberapa proyek yang telah direncanakan melalui paltform ethereum, salah satunya pembentukan sistem cowdfunding, peminjaman uang bahkan sistem perjudian. Sampai saat ini, jumlah server ethereum telah mencapai lebih dari 6400 yang saling terkoneksi satu sama lain.

BACA JUGA :  Ethereum, Mata Uang Virtual Yang Punya Banyak Kelebihan Dibandingkan Bitcoin

Awalnya , untuk memperoleh ether, Anda harus menukarkan mata uang ke dolar atau pound melalui penjual mata uang virtual. Selanjutnya jika Anda ingin merupiahkan ether yang Anda punya, maka Anda harus menukarkan ether ke bitcoin. Namun, saat ini, untuk menjual ethereum ke rupiah tak perlu lagi menukarkannya ke bitcoin terlebih dahulu.

Minning Ethereum

Sama halnya dengan bitcoin, Anda dapat memperoleh ether dengan cara minning atau menambangnya. Berikut dijelaskan cara minning ethereum.

1. Ketahui terlebih dahulu persyaratan sistem minimum yang harus Anda miliki

Dalam melakukan minning ethereum, ada beberapa perangkat dan sistem minimum yang dibutuhkan untuk mendukung proses penambangan mata uang ether ini. Pertama, komputer Anda minimal memiliki motherboard yang dilengkapi dengan slot PCI-Express. Selanjutnya, Anda butuh alat penyimpanan untuk menginstal ethminer.

Untuk hal ini, Anda dapat menggunakan hardisk yang masih mempunyai free space yang cukup banyak. Perlu diperhatikan, power supply yang digunakan harus berkualitas tinggi, dapat ditandai dengan sertifikasi 80+ (bronze,silver,gold hingga platinum).

Komputer atau laptop yang digunakan memiliki RAM minimal 4GB dan VGA dengan memori 2GB untuk solo dan 4GB untuk minning pool. OS yang digunakan dapat berupa windows maupun linux.

Agar proses minning dapat berjalan, tentunya minners Anda harus terhubung dengan koneksi internet yang kuat, minimal 200 kbps. Sehingga Anda perlu memastikan menggunakan paket data yang memiliki jaringan kuat dan stabil.

2. Tidak ada salahnya menggunakan sistem yang disarankan untuk mempercepat proses minning ethereum

Ada beberapa sistem yang disarankan dalam proses minning mata uang virtual ether untuk mempercepat jalannya proses minning . Pertama, processor minners yang digunakan disarankan intel core i3 atau dapat juga menggunakan multicore sehingga generate DAG akan lebih ringan. RAM 8 GB akan memberikan waktu yang lebih cepat dalam proses penyimpanan ethminer.

BACA JUGA :  Ethereum, Mata Uang Virtual Yang Punya Banyak Kelebihan Dibandingkan Bitcoin

Untuk solo, penggunaan VGA 3 GB sangat dianjurkan. Selain itu penggunaan PCI-Riser juga disarankan, alat ini digunakan untuk menyambungkan antar PCI-E. Jaringan internet dengan akses lebih dari 1 Mbps tentunya akan memberikan kecepatan yang jauh lebih tinggi. Saat ini jaringan 3G maupun 4G telah mampu menyediakan akses internet sebesar itu.

3. Langkah secara runtut dalam minning ethereum

Setelah Anda memastikan sistem yang digunakan selanjutnya Anda masuk dalam proses minning ethereum. Awalnya, rakit terlebih dahulu perangkat yang Anda miliki. Pastikan juga bahwa Anda telah menginstal seluruh driver yang memiliki fitur terbaru. Untuk hal ini, Anda dapat mengecek pada device manager.

Hal yang penting untuk melakukan minning ethereum adalah Anda harus memiliki alamat dompet ethereum.Untuk membuat dompet ethereum , Anda dapat ikuti langkah berikut: Pertama Anda dapat mengunjungi situs My Etherwallet. Kemudian akan muncul halaman utama.

Pada halaman tersebut, Anda perlu mengisi 9 karakter untuk pasword yang Anda inginkan. Ingat pasword yang Anda ketik, bila perlu catat di buku catatan untuk antisipasi jika Anda lupa dengan pasword yang Anda buat. Setelah itu, klik generate. Anda akan memperoleh notifikasi dan perintah untuk mengunduh. Kemudian Anda akan diarahkan ke halaman baru yang berisi kode. Kode tersebut merupakan private key milik Anda.

Salin dan tempel kode tersebut ke file dapat berupa file dokumen, atau Anda tulis bersama pasword Anda tadi. Selanjutnya Anda perlu klik Next save your adress. Pilih private key, salin dan tempel private key Anda pada kolom yang tersedia kemudian klik unlock.

Selanjutnya maka akan ditampilkan alamat dompet ethereum Anda. Jika telah mempunyai alamat dompet ethereum, langkah berikutnyaAnda perlu mengunduh ethminer atau software lainnya seperti claymore ethereum dan lain-lain. Setelah terunduh, Anda harus install layaknya menginstal aplikasi pada umumnya. Terakhir, Anda dapat melakukan minning sesuai dengan petunjuk yang tertera pada aplikasi yang telah Anda instal.

BACA JUGA :  Ethereum, Mata Uang Virtual Yang Punya Banyak Kelebihan Dibandingkan Bitcoin

SitusMinning Ethereum Gratis

Selain bitcoin, minning ethereum juga dapat dilakukan melalui berbagai situs secara gratis tanpa harus membayar deposit terlebih dahulu. Berikut situs-situs yang dimaksud:

1. Free ETHEREUM Rewards

Dengan menggunakan situs ini, Anda dapat mengumpulkan ETH sebanyak 600-650 setiap klaim. Proses klaim dilakukan setiap lima menit sekali. Adapun cara mengklaim poin ETH ini cukup mudah , yaitu hanya  dengan memasukan alamat ETH lalu tekan next.

2. Ethereum Faucet Rewards

Lebih rendah dari situs sebelumnya, dengan situs ini Anda dapat mengklaim dengan waktu satu jam sekali.

3. Swissadspaysethfaucet

Setiap klaim sejam sekali, Anda mampu mengumpulkan 180-20.000 ETH menggunakan situs minning ethereum gratis ini.

4. Multicoin Faucet

Jumlah ETH yang didapatkan berkisar 10-90.000 ETH tiap satu roll (30 menit sekali). Pada situs ini withdrawal dapat dilakukan jika saldo mencapai 0,00200000 ETH. Jika Anda ingin memulai bisnis ethereum ini. Maka Anda dapat terlebih dahulu bergabung dengan Ethereum Indonesia. Komunitas ether hunter ini, melakukan berbagai kegiatan dalam mengikuti trend uang virtual di seluruh dunia, khusunya mata uang virtual ether. Akan ada banyak informasi yang dapat Anda peroleh seperti, tips melakukan minning ethereum, studi kasus, model bisnis potensial serta masih banyak informasi lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here